ANEGO: Ryoko Shinohara dan Akanishi Jin, Cinta tidak mengenal batasan umur~

anego1

Naoko (Ryoko Shinohara) adalah wanita karir yang berumur 32 tahun. Ibu Naoko sudah sangat menginginkan anak gadis satu satunya itu menikah dan iapun seringkali menjodohkan Naoko dengan beberapa pria. Naoko bukannya tidak mau berusaha namun ia memang sepertinya memiliki beberapa kriteria yang didambakan di diri seorang pria.

Dan ketika Kurosawa (Akanishi Jin) co-workernya yang berusia jaauuuh lebih muda berada pada  satu departemen dengannya semua orang mulai memanggilnya ANEGO or big sister, kehidupan cinta Naokopun kembali berwarna.

Baca lebih lanjut

WEDDING IN JAPAN

A typical Japanese wedding consists of 1) signing some papers and being presented with a certificate at a local city hall; 2) a brief ceremony; and 3) a wedding party.

Pernikahan dalam masyarakat Jepang dewasa ini terbagi dalam dua kategori yaitu TRADISIONAL DAN MODERN. Japanese Traditional Wedding acapkali berkaitan erat dengan pernikahan ala Shinto dengan baju pernikahan tradisional Jepang, sedangkan Japanese Modern Wedding adalah pernikahan dengan ala barat yaitu berhubungan dengan agama Kristen dan menggunakan baju pernikahan modern dimana mempelai pria memakai tuxedo dan mempelai wanita memakai gaun.

Perbedaan pernikahan secara tradisional dan modern terlihat lebih jelas selain pada packaging baju pernikahan juga pada susunan seremonial pernikahan yang mengikuti ala Shinto di kuil Shinto ataupun ala Kristen di Gereja. Pernikahan tradisional maupun pernikahan modern ini tidak hanya bisa dilakukan di rumah peribadatan tapi juga di hotel ataupun di rumah mempelai.

Sama seperti halnya di Indonesia untuk melaksanakan sebuah pernikahan dengan pesta perayaan membutuhkan uang yang tidak sedikit dan tergantung pula dengan gengsi keluarga mempelai wanita maupun mempelai pria. Pembiayaan pernikahan di Jepang biasanya dilakukan secara kompromi, kedua belah pihak bisa saja ikut bersama sama membiayai pernikahan namun pihak mempelai wanita ataupun pihak mempelai pria juga bisa saja membiayai keseluruhan pernikahan, semua itu tergantung pada kompromi yang dilakukan oleh keluarga kedua belah pihak.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: