INNOCENT LOVE DORAMA REVIEW: The Highest Rating Dorama in Autumn 2008!! (Starred by Maki Horikita, Yujin Kitagawa & Hiroki Narimiya)


image

Dorama Home Ent. (Distributor resmi Original DVD for Japanese Dorama in Indonesia) memberikan embel-embel THE HIGHEST RATING DORAMA IN AUTUMN 2008 di Cover INNOCENT LOVE yang dibintangi oleh Maki Horikita ini.

Menjadikannya salah satu alasan kenapa saya kemudian tertarik untuk merogoh kocek demi menonton dorama ini, alasan lainnya, dorama ini merupakan hasil karya tim produksi dorama bertabur Awards, LAST FRIENDS yang dibintangi oleh Ryo Nishikido dan Ueno Juri.

Innocent Love bercerita tentang perjalanan hidup Kanon Akiyama yang kehilangan kedua orang tuanya dalam kebakaran sewaktu ia berumur 12th. Parahnya lagi sebelum kebakaran terjadi, sang kakak, Yoji dituduh telah membunuh kedua orang tua mereka. Yojipun dipenjara!!

Years later, Kanon yang tidak pernah mempercayai bahwa kakaknya telah melakukan pembunuhan selalu mengunjungi kakaknya di penjara dan seringkali berkirim surat dengannya.

Iapun bekerja sebagai pelayan di resto sampai kemudian ada seorang customer yang mengenalinya sebagai adik seorang pembunuh, iapun dipecat.

Kanon kemudian pergi ke Yokohama untuk mencari pekerjaan dan bekerja sebagai housekeeping dengan nama palsu. One day ia mesti membersihkan rumah seorang pianis bernama Junya Nagasaki.

Melihat foto Junya yang tersenyum, Kanon berkeinginan untuk menyimpannya, namun Junya memergoki dan Junya mengatakan kalau kau memang menginginkan fotoku lebih baik kita berfoto berdua.

Kanon jatuh hati dan kemudian menstalking Junya, melihat kebaikan hati pria ini Kanon semakin ingin berada di dekatnya. Ia menghadiahi Junya kotak musik berbentuk piano.

Junya sendiri memiliki tunangan, Kiyoka, ia menjaganya di rumah. Kiyoka mengalami koma sejak 3th yang lalu. Selain itu ia juga memiliki teman bernama Subaru, pria satu ini mencintai Junya. Junya, Subaru dan Kiyoka adalah teman akrab satu kampus. Selain kehadiran Subaru yang mencintai Junya, Mizuki, teman masa kecil Junya juga mencintai sang pianis, baik Subaru maupun Mizuki sama sama menginginkan kematian Kiyoka agar Junya bisa menata hidupnya.

Kanon yang dipecat dari perusahaan housekeeping itu masuk tanpa izin ke rumah Junya dan mendapati Subaru mencabut selang pernapasan Kiyoka. Junya akhirnya meminta Kanon untuk menjadi Pembantu Rumah Tangga di rumahnya.

Kehidupan Kanon yang mulai stabil terganggu oleh kedatangan reporter, Ikeda yang ingin membuat berita investigasi mengenai kasus pembunuhan yang dilakukan kakaknya.

Yoji yang mendapat pembebasan bersyarat kemudian memukul reporter Ikeda dengan martil! Kembali ke penjara, Ikeda menemui Yoji dan menanyakan mengenai kasus pelecehan seksual yang pernah dilakukan ayahnya pada Kanon. Ikeda yang mengasihani Kanon tidak ingin memuat berita itu, namun Editornya malah mempublikasikannya.

Kanon shock! Ia memang kehilangan ingatannya mengenai kasus pelecehan seksual itu, ia malu pada Junya apalagi Junya telah kehilangan Kiyoka, Kiyoka yang sadar dari koma ternyata mencintai Subaru.

Kanon meninggalkan Junya…

Junya yang telah terbiasa dengan keberadaan Kanon di rumahnya merasa kehilangan, ia tahu kalau ia sangat membutuhkan Kanon dan mencintai gadis itu. Mizuki tidak ingin Junya mengejar Kanon dan menguncinya di kamar. Mizukipun berusaha menggoda Junya, namun ia tak bergeming dan mengejar Kanon.

Yoji dibebaskan…Kanon dan Junya finally meet and find a way together. Junya menerima Kanon apa adanya. Yoji tidak terima, ia merasa telah kehilangan segalanya dan berusaha bunuh diri. Junya menghentikan aksinya dan mengatakan bahwa Kanon takkan bisa hidup bahagia jika Yoji meninggal.

Kanon dan Junya menikah…di hari pernikahan mereka, Kiyoka mencoba bunuh diri, Junya menolongnya dan mengalami gegar otak.

Subaru mengatakan isi hatinya pada Junya yang tak sadarkan diri di RS, bahwa ia mencintai Junya, ia ingin Junya bahagia karena itulah ia bersedia menjaga Kiyoka.

Junya sadar namun kehilangan separuh ingatannya, hanya Kiyoka yang ada dalam pikirannya…Kiyokapun yang tadinya ingin bersama Subaru malah berbalik ingin bersama Junya.

Mampukah Kanon bersaing dengan Kiyoka memperebutkan hati sang pianis? Akankah Junya kembali mengingat Kanon yang telah resmi menjadi istrinya? Bagaimana nasib Yoji?

Well my friends, I’m sorry but you’ve gotta watch it yourself okay hehehe…

Dengan storyline ala telenovela, dorama dengan tema perjuangan hidup keluarga yang anggota keluarganya melakukan tindak kriminal ini (tema sama digarap pula oleh Soredemo Ikite Yuku (Still, Life Goes On): Eita’s New Heartbreaking Drama) disiarkan oleh Fuji TV. Dorama ini dipenuhi dengan karakter karakter kuat yang penuh dengan keanehan kepribadian. Sama sekali tidaklah mengherankan mengingat LAST FRIENDS dorama juga dipenuhi karakter karakter yang hampir sama.

#Karakter Kanon yang diperankan oleh Maki Horikita, memiliki masalah yang hampir sama seperti tokoh Michiru di LAST FRIENDS. Mengalami domestic violence dan tetap berusaha tersenyum di tengah semua penderitaan yang ia alami.

Maki bermain sangat bagus di sini, biarpun terkadang semua penderitaan yang ia alami seolah tak pernah berhenti dan menjadikan tokoh ini seperti jatuh tertimpa tangga lalu ada gempa yang menjadikan ia tertimbun dalam reruntuhan…pokoknya penuh dengan aral melintang menghadangnya untuk bahagia. Emosi yang ia tampilkan sangat pas dan tidak terlalu berlebihan.

#Karakter utama pria, Junya yang diperankan oleh Yujin Kitagawa juga sama menderitanya, kehilangan orang tua, mengurus tunangan yang koma selama 3th dan harus mengahadapi kenyataan bahwa tunangannya ternyata mencintai sahabat sendiri.

Sayangnya Yujin Kitagawa entah kenapa seolah tidak mendapat “feel” dengan karakter yang ia perankan. Aktingnya kaku bahkan untuk scene scene penuh tangisan sekalipun. Setelah mengetahui kalau ini adalah peran utamanya yang pertama sayapun mewajarkan hal ini namun amat sangat disayangkan tentunya, dorama sekelas ini dengan kompleksitas karakter yang banyak rasanya tidaklah pantas jika seorang “junior” diberi peran utama. Pihak produksi dorama ini menggamblingkan pemilihan Yujin sebagai the leading actor…Klo ia SUKSES baguslah tapi klo TIDAK at least storyline yang menarik kan menutupi hal itu.

#Karakter Subaru yang diperankan oleh Hiroki Narimiya justru menarik perhatian saya. Hiroki yang jauh lebih berpengalaman daripada Yujin menunjukkan kelasnya.

image

Mimik wajah Hiroki ketika mencabut selang pernapasan Kiyoka cukup membuat suasana jadi full of emotions apalagi ketika ia melihat Kiyoka sadar dan berjalan mendekatinya, he’s definitely a good actor. Scene pengakuan di RS dan scene kemunculan Hiroki di bar untuk pertama kalinya menunjukkan rasa sensitifitas kecintaannya pada Junya, that moment hanya dengan melihat mata Hiroki menatap Junya saja, i know that this is goin to be man-man in love. LAST FRIENDS dorama juga menghadirkan aura cinta sesama jenis ini.

#Karakter aneh lainnya datang dari Kiyoka dan Mizuki. Kiyoka played by Yuki Uchida cukup memberi atmosfir creepy di dorama ini.

Why I say creepy? Bcoz ketika Kiyoka merangkak mencari foto Subaru ke dapur…hiiiiiii kayak Suster Ngesot…sereeem and not to mention matanya yang ga pernah ketutup hampir di sepanjang film trus senyumnya ckckckck like a devil!

Karakter Mizuki juga sama devilnya…tatapan ala devilish soulnya Yu Kashi yang di freeze oleh Sutradara well well kinda creepy too…

Kedua karakter ini membuat human romance drama jadi berasa kayak FILM HORROR!!

#Selain angkat topi buat Maki dan Hiroki yang memang sudah punya “nama”, saya juga patut memberi apresiasi pada Seiji Fukushi yang memerankan karakter Yoji Akiyama, kakak Kanon yang bersedia berkorban apa saja demi melindungi adiknya itu.

image

Pertama kali melihat Seiji dalam Nodame Cantabile, I can feel that this guy is a good actor too, yang paling menarik adalah melihatnya bermain dalam film TOUCH sebagai batter di lapangan baseball, damn he’s a masculine type indeed!

Dalam dorama inipun ia kembali memberi kecermelangan aktingnya, I like him here…and definitely he deserves to have dorama or movie with him as the main role!!

Kecewanya saya pada dorama ini adalah alurnya yang amat sangat lambat…persis telenovela yang bertele tele!

And the ENDING…WHAT?!! Kurang Greget!!

Tidak hanya itu storyline yang bagus TIDAK diiringi dengan skenario yang bagus, percakapan mandek dan banyak freezing scenes sehingga tiap karakter terlihat dull and numb!!

Err…beda dengan LAST FRIENDS yang memiliki alur cepat dan tertata apik…err…

Saya tidak tahan untuk membandingkan dorama ini mengingat dorama ini berasal dari tim produksi yang sama.

>> Sama seperti LAST FRIENDS Theme song dorama ini juga dinyanyikan oleh Diva Pop Jepang, Utada Hikaru dengan lagunya “ETERNALLY”

Embel embel THE HIGHEST RATING DORAMA IN AUTUMN 2008 jadi saya ragukan…

Here it is INNOCENT LOVE…Cinta tak berdosa…Cinta tak pernah salah…

6 Tanggapan

  1. “Why I say creepy? Bcoz ketika Kiyoka merangkak mencari foto Subaru ke dapur…hiiiiiii kayak Suster Ngesot”

    Jd pengen nntn xixixixi

    • Hi ian arigatou dah mmpir n ngasih komen lg😉
      Hehehhe give it a try then..happy watchin

  2. Reblogged this on JDorama Gallery and commented:
    test…LOVE THIS DRAMA SO MUCH

    • hai, first time visitin? nice havin u here…
      owh okeh… i havent notice the “REBLOG” feature yet hehe so there is a “REBLOG” feature😉

      ja happy watchin

  3. […] tahun 2007 meraih KESUKSESAN di JEPANG  dibintangi nama-nama besar Aktor dan Aktris Jepang seperti Maki Horikita, Shun Oguri dan Ikuta Toma ini sepertinya membuat NGILER negara tetangga, Korea Selatan,  sehingga […]

  4. […] tahun 2007 meraih KESUKSESAN di ASIA  dibintangi nama-nama besar Aktor dan Aktris Jepang seperti Maki Horikita, Shun Oguri dan Ikuta Toma ini sepertinya membuat NGILER negara tetangga, Korea Selatan,  sehingga […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: