OSHIN: Nostalgia Dorama Paling POPULER di dunia!!


Shin Tanokura adalah wanita yang lahir di keluarga miskin pada era Meiji, ia dipanggil “Oshin” dan dorama ini adalah kisah tentangnya.

Oshin yang terus dilanda kegetiran hidup tetap bertahan dan berjuang terus bahkan di tengah-tengah momok perang dunia ke- 2, dorama ini tidak hanya menceritakan tentang Oshin, perjuangannya dan atau kisah cintanya saja namun juga memotret  kehidupan masyarakat Jepang pada era Meiji hingga awal 80-an, juga memotret bagaimana masyarakat Jepang dapat BANGKIT dari KETERPURUKAN paska perang.

AND YOU DONT WANT TO MISS THAT!!

Serial dorama yang berjumlah 297 episode dan berdurasi 15 menit tiap episodenya ini diputar pertama kali oleh NHK pada 4 April 1983 sampai dengan 31 Maret 1984. Animenya juga rilis pada 1984 oleh Sanrio.

Kepopuleran dorama yang mengandung banyak pesan-pesan moral ini dapat dibuktikan dengan ditayangkannya serial ini di 59 Negara termasuk Indonesia.

Sempat menghebohkan di negara Timur Tengah sana ketika seorang wanita Islam ditanyai seorang reporter radio:

the reporter asked “Who is your symbol of Islamic womanhood?” “Oshin”, she answered. 

Jawaban ini membuat drama Oshin diputus penayangannya dan dilarang oleh pemerintah setempat!!

Lain halnya di negara tadi lain halnya pula yang terjadi di Iraq:

The Japan Foundation, with the cooperation of the Ministry of Foreign Affairs (MOFA) of Japan and the state-run television station of Egypt, will provided the NHK TV program “Oshin” with subtitles in Arabic to the Iraqi Media Network (IMN) free of charge as a part of the reconstruction assistance to Iraq.

Oshin being televised with Arabic subtitles. Only the first 96 episodes were televised in Iraq

This assistance is a contribution in hopes that the people of Iraq will be able to carry out an enjoyable life, mentally as well, by providing a TV program to the IMN which still lacks adequate program broadcasting system.

“Oshin” is a nationally popular TV program in Japan and has been highly evaluated in 59 countries and regions in the world. Broadcasting of such a program would deepen the understanding of Japanese culture by the people of Iraq. It is also expected that the people of Iraq, who are working for the post-war reconstruction of their country, will be encouraged by watching the life of a Japanese woman living through a turbulent period and overcoming various challenges.

Broadcasting was scheduled to start from the Holy month of Ramadan, the fasting month for the Muslim (started around 26 October), when high television rating can be expected. (dramawiki)

Dalam sejarah pertelevisian Jepang-pun Oshin meraih rekor fantastis untuk rating. 

Oshin holds the record for the highest average rating in Japanese television history (52.6-percent). Also holds the record for the highest rating of a single episode (62.9-percent). Only the annual Kohaku Uta-Gassen, and specific special events have scored higher ratings. (dramawiki)

Ketika pertamakali menonton Oshin sewaktu SD, ku sudah jatuh cinta dengan dorama ini tapi sayangnya mungkin karena keasikan maen jadinya tidak sempat menonton sampai habis di TVRI, sempat Oshin juga ditayangkan oleh salah satu TV swasta, namun posisi jam tayangnyapun berbenturan dengan jadwal lesku sewaktu SMA, sampai sekarangpun ku belum juga menamatkan nonton dorama super woman ini lewat net karena kesibukan dan koneksi internet yang you knowlah

Namun dengan seabrek awards yang ada, pencapaian yang mendunia, storyline yang powerful, akting yang superb, setting yang begitu real dan tiap scene yang begitu berharga, menyentuh dan kan membuatmu meneteskan air mata, tentu MENONTON OSHIN is definitely a MUST!!

Bagi yang ga tau boleh deh liat previewnya ^^

  • Kobayashi Ayako as Oshin (6 to 10 years old)

  • Tanaka Yuko as Oshin (16 to 46 years old)

  • Otowa Nobuko as Oshin (50 to 84 years old)

3 Tanggapan

  1. thanks for all article. it is very helpfull

    • you’re welcme, alhamdulilah all articles here r useful n worth to b read, keep on readin ya

      register/DAFTAR to hv our latest posts… ganbare😉

  2. […] ketika itu sedang getol-getolnya menyiarkan OSHIN, dorama produksi tahun 1980-an, lalu banyak stasiun Televisi Swasta bermunculan termasuklah […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: