
Rilis juga akhirnya dengan eng sub pada perhelatan TIFF TOKYO 2011, The Woodsman and the rain or Kitsutsuki to Ame bahkan menjadi satu satunya film Jepang dalam kategori KOMPETISI yang bersaing dengan film film dari negara lainnya pada perhelatan yang sama.
Film yang disutradarai oleh Shuichi Okita inipun meraih penghargaan Special Jury Prize -2011 TIFF TOKYO.
Sebelum The Woodsman and the rain meraih sukses dalam ajang TIFF Tokyo, film pendeknya terdahulu Pots and Friends (2002), won the Grand Prize at the Mito Short Film Festival.
His first feature, The Wonderful World, was released in 2006. After writing and directing TV dramas, he directed his second feature, The Chef of the South Polar (2009), which enjoyed a long theatrical run and earned him wide acclaim.
FILM DALAM FILM. . .
Oguri Shun berperan sebagai Sutradara muda yang mengambil gambar di hutan sebuah desa untuk filmnya yang bertema zombie, penduduk di sana berjanji akan membantunya, namun seorang tukang kayu yang diperankan oleh Koji Yakusho sepertinya memberikan bantuan setengah hati. . .
Selain harus meladeni tingkah tak bersahabat si tukang kayu, ia juga harus meladeni tak bersahabatnya alam seiring sering turunnya hujan. . .
Film tentang pembuatan film adalah konsep cerita yang patut disimak bagi para mahasiswa jurusan perfilman. . .
Namun juga patut disimak bagi yang bukan mahasiswa perfilman. . .WHY?
Oguri Shun dan Koji Yakusho tampil begitu memukau!
Terlihat sederhana memang baik konsep maupun skenario film ini yang juga ditulis oleh sang sutradara, namun kesederhanaan dan kenaturalan tiap karakter menjadikan film ini tak sederhana.
Oguri Shun, yang memang pada kenyataannya adalah The Rookie Director in Japan setelah rilisnya film Surely Someday yang menandai debut tunangan Yu Yamada ini, seolah berperan menjadi dirinya sendiri.
Terbawa emosi, memendam kesal, menggerutu bahkan menggelitik sometimes
Lawan mainnya aktor senior, Koji Yakusho yang pernah membintangi BABEL, juga astonishing.
Naif, polos, wise, well experienced, menggurui. . .
Penonton disuguhi chemistry male bonding yang berkembang dengan baik, begitu natural sehingga seolah film ini mengalir begitu saja, tidak ada sesuatu yang diburu buru. . .bagaimana kedua pria ini yang terlihat berselisih pada akhirnya in some way menjadi bersahabat.
YOUR GREATEST ENEMY CAN BE YOUR GREATEST FRIEND
enjoy the stunning performance from these two actors my friends
Film ini juga dibintangi oleh:
Kengo Kora, Asami Usuda, Masato Ibu dan Tsutomu Yamazaki
OST:
FILM by Gen Hoshino
Filed under: JMovie Ditandai: | 2011, Antartic Chef, Asami Usuda, Gen Hoshino, Japanese Movie Review, Kengo Kora, Koji, Masato Ibu, Oguri Shun, Shuichi Okita, Surely Someday, The Woodsman and the Rain, TIFF Tokyo, TOKTO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL, Tsutomu Yamazaki, Yakusho








Oguri gondrong ya disini?
Tp teetep xxxxxx
Domo for sharin and keep visitin the blog ^^
Hehe iya gondrong. . .biar feelnya dapet kali ya sbg sutradara :p
happy watchin
[...] dan AZUMI, debutnya sebagai sutradara SURELY SOMEDAY pun banyak menuai pujian, film yang ia bintangi THE WOODSMAN AND THE RAIN yang diputar pada TIFF TOKYO 2011 sama [...]
[...] KESUKSESAN di JEPANG dibintangi nama-nama besar Aktor dan Aktris Jepang seperti Maki Horikita, Shun Oguri dan Ikuta Toma ini sepertinya membuat NGILER negara tetangga, Korea Selatan, sehingga merekapun [...]
[...] KESUKSESAN di ASIA dibintangi nama-nama besar Aktor dan Aktris Jepang seperti Maki Horikita, Shun Oguri dan Ikuta Toma ini sepertinya membuat NGILER negara tetangga, Korea Selatan, sehingga merekapun [...]
[...] kisah CINDERELLA STORY, dorama terbitan TBA yang dibintangi oleh OGURI SHUN (THE WOODSMAN AND THE RAIN) dan SATOMI ISHIHARA (SADAKO 3D) tayang 9 Juli 2012 [...]